Teman-teman, sedikit cerita lagi ya...
Aku seorang lulusan dari prodi FISIKA di UNY (Universitas Negeri Yogyakarta). Muda, belia dan mempesona. Aseeek.. Usia 22 tahun, seorang jobseeker. Tau jobseeker? Nah, pencari kerja. Kemarin setelah mengikuti workshop di UGM, alhamdulillah dapat pencerahan. Sekarang banyak perusahaan yang tidak begitu memandang jobseeker lulusan dari jurusan apa. Banyak kog lowongan pekerjaan yang syaratnya dari semua jurusan alias all major. Jadi, latar belakang pendidikan juga ga selalu mendukung tujuan kerja yang kita inginkan. Asalkan punya kemampuan/keahlian/kelebihan di bidang tertentu, kamu-kamu bisa kog kerja di mana aja..nggak harus sesuai dengan background pendidikanmu. Di sini aku mau sedikit berbicara tentang passion. Passion artinya keinginan besar. Sebenarnya, apa yang kamu inginkan itulah yang akan menjadi tujuan langkahmu. Mau kemanakah arah masa depanmu? Misal ya, kamu lulusan dari jurusan biologi. Kamu bingung mau kerja apa dan dimana. Tapi, kamu punya keahlian di bidang fotografi dan design. Bisa pake banget fotografinya dimanfaatkan tuh. Kan bisa kerja di studio foto, media massa atau di digital printing. Malahan kamu bisa lebih mengembangkan bakat fotografimu. Berpeluang untuk sukses juga! Kalau ada kesempatan dan jalan lain, kenapa enggak? Manfaatkan kemampuan apa yang kamu miliki, di bidang apapun. So, kamu bakal menemukan comfort zone-mu. Sukses datang hanya kepada mereka yang siap. Are you ready???
35% high dreamer . 35% achievement . 10% journalism . 10% photography . 7% adventurer . 3% culinary :)
Colourfull
Aku layaknya bunga kertas warna-warni yang berada di dalam botol kaca itu. Tetapi, aku tetap cantik dan bersinar (´▽`ʃƪ)
Minggu, 18 Mei 2014
Sabtu, 17 Mei 2014
Bakpia "made by me"
Hallo teman-teman.. Aku mau share niih..
Do you know "bakpia"? Di Jogja yang terkenal itu "Bakpia Pathok". Pernah datang ke pabriknya? Aku pernah lhoo.. Proses pembuatannya lumayan susah, karna bakpia kulitnya ada 2 lapis (kulit luar dan dalam). Nah, selama liburan semester kemarin, aku dan ibuku belajar membuat bakpia dari seorang trainer yang sudah berpengalaman. Namanya Bu Tia. Beliau bisa mengajarkan resep masakan apapun! Tergantung yang diminta pesertanya.
Aku dan ibuku sudah +- 5 kali belajar membuat bakpia. Alhamdulillah sudah baik dan enaaak rasanya. Sudah dicoba dijual di kantin (SMA N4 Yogyakarta). Beberapa suka dan ketagihan :) Eh, besok mau bikin lagi. Dapat pesanan juga dari teman dan guru SMA. Yaa, semoga bisa jadi bisnis berkelanjutan. Aamiin...
Do you know "bakpia"? Di Jogja yang terkenal itu "Bakpia Pathok". Pernah datang ke pabriknya? Aku pernah lhoo.. Proses pembuatannya lumayan susah, karna bakpia kulitnya ada 2 lapis (kulit luar dan dalam). Nah, selama liburan semester kemarin, aku dan ibuku belajar membuat bakpia dari seorang trainer yang sudah berpengalaman. Namanya Bu Tia. Beliau bisa mengajarkan resep masakan apapun! Tergantung yang diminta pesertanya.
Aku dan ibuku sudah +- 5 kali belajar membuat bakpia. Alhamdulillah sudah baik dan enaaak rasanya. Sudah dicoba dijual di kantin (SMA N4 Yogyakarta). Beberapa suka dan ketagihan :) Eh, besok mau bikin lagi. Dapat pesanan juga dari teman dan guru SMA. Yaa, semoga bisa jadi bisnis berkelanjutan. Aamiin...
Jumat, 16 Mei 2014
Sandwiches (ˆڡˆ)
Sandwiches hmmm yummy.. Sandwiches rasa apa kesukaanmu?
I'll tell you about sandwiches made by me. Selama satu bulan menunggu pelaksanaan wisuda (31 Mei), setiap hari aku membantu ibuku di kantin (SMA N4 Yogyakarta). Nah, aku coba-coba buat sandwiches original : roti tawar putih diolesi margarin + meises. Alhamdulillah laku terus. Aku coba isi pakai selai blueberry tentunya lebih eenaaak! Jadi sekarang ada dua varian rasa : coklat dan blueberry. Ibuku menyarankanku untuk memberi label di sandwiches buatanku itu. Untuk sementara ya masih tetap berjalan seperti ini dulu. Insyaallah, rencananya setelah lebaran nanti mau coba dikasih label biar lebih famous gitu looo.. So, bagusan nama label nya apa ya? Tunggu kabar selanjutnya dariku :) MARI BERKARYA!!
I'll tell you about sandwiches made by me. Selama satu bulan menunggu pelaksanaan wisuda (31 Mei), setiap hari aku membantu ibuku di kantin (SMA N4 Yogyakarta). Nah, aku coba-coba buat sandwiches original : roti tawar putih diolesi margarin + meises. Alhamdulillah laku terus. Aku coba isi pakai selai blueberry tentunya lebih eenaaak! Jadi sekarang ada dua varian rasa : coklat dan blueberry. Ibuku menyarankanku untuk memberi label di sandwiches buatanku itu. Untuk sementara ya masih tetap berjalan seperti ini dulu. Insyaallah, rencananya setelah lebaran nanti mau coba dikasih label biar lebih famous gitu looo.. So, bagusan nama label nya apa ya? Tunggu kabar selanjutnya dariku :) MARI BERKARYA!!
Kamis, 15 Mei 2014
Ada Apa dengan Buruknya Pendidikan di Indonesia??
Sedih banget teman, kita sebagai warna negara yang berpendidikan hendaknya ikut serta dalam upaya peningkatan pendidikan di negara ini. Bersusah payah orang tua kita mencari nafkah demi membiayai pendidikan anak-anaknya agar mereka dapat berpendidikan tinggi. Kita tentunya harus belajar dengan baik dan dapat menjadi kebanggan bagi orang tua kita. Keluarga merupakan awal mula diciptakannya pendidikan sejak dini. Di lingkungan keluarga anak diajarkan pola tingkah laku yang baik beserta sopan santunnya. Di sekolah, anak sebagai siswa diberikan pendidikan formal dan menurut saya pendidikan pancasila/kewarganegaraan sangat perlu bagi siswa di SD, SMP, SMA bahkan di bangku kuliah pun. Di beberapa Universitas tentunya tak hanya diberikan pendidikan formal, tetapi pendidikan karakter juga sangat penting bagi pembentukan karakter-karakter generasi penerus bangsa yang telah dipersiapkan untuk membangun bangsa ini menjadi lebih baik lagi. Siswa diajarkan untuk bersikap jujur, mandiri dan imtaq.
Namun, mirisnya, kehidupan pendidikan di Indoneisa ini nampaknya sudah tercampuri oleh pihak-pihak yang menginginkan keuntungan secara ilegal. Contohnya, di beberapa daerah selalu dikabarkan tentang kebocoran soal/kunci jawaban UNAS (biasanya tingkat SMA). Bahkan hal ini sudah terjadi selama lima tahun semenjak saya kelas 3 SMA (2010). Saya tidak tahu pastinya, kapan permulaan terjadinya kebocoran soal/kunci jawaban UNAS tersebut. Saat itu banyak teman-teman saya yang membeli kunci jawaban, dibeli dari salah satu alumni yang dulunya juga membeli (sepertinya turun-temuurun). Setiap orang membayar +- Rp 250.000 untuk membeli kunci jawaban. Teman saya yang selalu menjadi class president pun ikut membeli kunci jawaban! Astaghfirullah.. Di kelas saya yang (+) tidak membeli kunci jawaban ada sekitar 8 orang (total 40 siswa) termasuk saya. Itu pun saya tidak tahu, apakah ketujuh teman saya yang tidak membeli ikut meminta kunci jawaban dari teman yang membeli. Kunci jawaban biasanya ditulis di kertas yang sangat kecil, di tangan, di meja. Saya kaget ketika ada salah satu teman saya (perempuan) yang membeli kunci jawaban, dia menulis kunci jawaban di handphone dan handphone itu dimasukkan ke dalam saku rok yang telah dimodifikasi (saku diletakkan di muka/rok bagian depan). Ternyata, dia mendapatkan rok itu dari kakak kelas 2 angkatan diatasnya. WOW! Sebenarnya sejak kapan soal/kunci jawaban itu bocor? Yuuk baca di sini http://www.kaskus.co.id/thread/5372f378fbca176b188b48de
Namun, mirisnya, kehidupan pendidikan di Indoneisa ini nampaknya sudah tercampuri oleh pihak-pihak yang menginginkan keuntungan secara ilegal. Contohnya, di beberapa daerah selalu dikabarkan tentang kebocoran soal/kunci jawaban UNAS (biasanya tingkat SMA). Bahkan hal ini sudah terjadi selama lima tahun semenjak saya kelas 3 SMA (2010). Saya tidak tahu pastinya, kapan permulaan terjadinya kebocoran soal/kunci jawaban UNAS tersebut. Saat itu banyak teman-teman saya yang membeli kunci jawaban, dibeli dari salah satu alumni yang dulunya juga membeli (sepertinya turun-temuurun). Setiap orang membayar +- Rp 250.000 untuk membeli kunci jawaban. Teman saya yang selalu menjadi class president pun ikut membeli kunci jawaban! Astaghfirullah.. Di kelas saya yang (+) tidak membeli kunci jawaban ada sekitar 8 orang (total 40 siswa) termasuk saya. Itu pun saya tidak tahu, apakah ketujuh teman saya yang tidak membeli ikut meminta kunci jawaban dari teman yang membeli. Kunci jawaban biasanya ditulis di kertas yang sangat kecil, di tangan, di meja. Saya kaget ketika ada salah satu teman saya (perempuan) yang membeli kunci jawaban, dia menulis kunci jawaban di handphone dan handphone itu dimasukkan ke dalam saku rok yang telah dimodifikasi (saku diletakkan di muka/rok bagian depan). Ternyata, dia mendapatkan rok itu dari kakak kelas 2 angkatan diatasnya. WOW! Sebenarnya sejak kapan soal/kunci jawaban itu bocor? Yuuk baca di sini http://www.kaskus.co.id/thread/5372f378fbca176b188b48de
Rabu, 14 Mei 2014
STAND UP COMEDY INDONESIA 4
Stand Up Comedy Indonesia (SUCI) 4, jadi sering nonton nih. Padahal SUCI sebelumnya jarang banget nonton. Yup, komika-komika di SUCI 4 keren abiss. Paling suka sama +Dzawin Suci 4 . Berharap dia masuk 3 besar. Lanjut 2 besar juga :) Kalau jadi the winner gimana? Boleh banget pastinya! Semangat +Dzawin Suci 4 !!
Senin, 12 Mei 2014
STATUS
"Jika kamu mampu merelakan sesuatu yg telah pergi, maka kamu akan mendapatkan sesuatu yg lebih baik darinya."
SABAR dan IKHLAS
Hal yg paling sulit diterapkan adalah SABAR dan IKHLAS.
Sedikit cerita. Aku salah satu korban penipuan "online shop". Biasanya siih aman-aman aja. Tapi, kali ini mungkin bukan rezekiku. Ya, aku tau setelah "yang namanya tak boleh disebut" meng-non-aktifkan akun facebooknya setelah beberapa kali kukirimkan pesan mengenai konfirmasi pengiriman barang orderanku. Ya, ternyata kecurigaanku benar. Bahkan disms berkali-kali tetap tidak ada balasan. Sms terakhirku "mba, mohon konfirmasi untuk barang orderanku. sudah dikirim belum? mba mau menipu? saya bisa langsung laporkan mba ke pihak yg berwajib". No.hpnya masih aktif, ditelpon bisa, disms terkirim. Oke fix ~ tadi pagi aku ke kantor polisi, lapor sebagai korban penipuan dan minta surat laporan. Siangnya ke BANK, minta rekening "yang namanya tak boleh disebut" diblokir. Tapi, ternyata prosesnya agak lama. Ya, sabar, nunggu konfirmasi dari pihak BANK yg di pusat (JKT). Aku hanya bisa SABAR, menunggu berita baik. Terus berdo'a biar uangnya bisa balik, semoga aja masih ada sisa uang di rekeningnya (kemungkinan kecil). IKHLAS, yaa mungkin susah memang merelakan sesuatu. Uang yg udah aku transfer itu uang tabunganku sendiri, hasil jerih payahku selama ini. Rela gak uang itu ilang di tangan seorang penipu? Sedih :'(
Sedikit cerita. Aku salah satu korban penipuan "online shop". Biasanya siih aman-aman aja. Tapi, kali ini mungkin bukan rezekiku. Ya, aku tau setelah "yang namanya tak boleh disebut" meng-non-aktifkan akun facebooknya setelah beberapa kali kukirimkan pesan mengenai konfirmasi pengiriman barang orderanku. Ya, ternyata kecurigaanku benar. Bahkan disms berkali-kali tetap tidak ada balasan. Sms terakhirku "mba, mohon konfirmasi untuk barang orderanku. sudah dikirim belum? mba mau menipu? saya bisa langsung laporkan mba ke pihak yg berwajib". No.hpnya masih aktif, ditelpon bisa, disms terkirim. Oke fix ~ tadi pagi aku ke kantor polisi, lapor sebagai korban penipuan dan minta surat laporan. Siangnya ke BANK, minta rekening "yang namanya tak boleh disebut" diblokir. Tapi, ternyata prosesnya agak lama. Ya, sabar, nunggu konfirmasi dari pihak BANK yg di pusat (JKT). Aku hanya bisa SABAR, menunggu berita baik. Terus berdo'a biar uangnya bisa balik, semoga aja masih ada sisa uang di rekeningnya (kemungkinan kecil). IKHLAS, yaa mungkin susah memang merelakan sesuatu. Uang yg udah aku transfer itu uang tabunganku sendiri, hasil jerih payahku selama ini. Rela gak uang itu ilang di tangan seorang penipu? Sedih :'(
Langganan:
Postingan (Atom)

